Selasa, 13 November 2012

Akhirnya tugas komputer selesai juga 8) kali ini aku bakalan ceritain tentang kehidupan diriku sendiri.

Dulu, duluuu banget waktu bunda aku masih smp. waktu itu angku operasi ginjal dirumah sakittt._. (gaktaunamanya). saat bunda duduk2 diluar ruangan, bunda ketemu sama temennya yang bernama Elita. Waktu itu bunda belum terlalu kenal sama tante elita. Setelah bunda menanyakan kenapa tante elita disini, tante elita menjawab bahwa ayahnya sedang operasi ginjal juga dan dirumah sakit yang sama. setelah lama bunda berbincang dan selalu bermain bersama2 dirumah sakit itu bersama bunda, akhirnya mereka berdua dekat, dan sampai sekarangpun mereka masih sangat dekat.
Setelah angku keluar dari rumah sakit dan bisa dibawa ke rumah, tante elita pun ikut pulang bersama ayahnya. dan bunda dan uci saya pergi mengantarkan tante elita kerumahnya. Dan setelah itu, bunda dan uci prihatin melihat kondisi rumah tante elita yang bisa dikatakan sangat kecil, sedangkan ia mempunyai 5 bersaudara. Dan melihat kejadian itu,  uci ku menyuruh bunda untuk katakan kepada tante elita bahwa uci mengajjak tante elita dan adik2nya tinggal dirumah. Dan saat ini kita mungkin sudah menjadi seperti layaknya saudara :)
Tetapi setelah adiknya tante elita ini menikah dan memiliki anak, anaknya yang pertama sekarang kuliah di unand jurusan hukum, anak nya yg pertama ini tinggal bersama keluarga kami, namanya iib. dan anak keduanya sekarang sedang bersekolah SMA di mentawai, dan adiknya yang terakhir sedang bersekolah di mentawai kelas 6 SD.
yang aku tidak suka itu dari sifatnya kak iib. aku bicara frontal aja ya disini.. kan bisa dibilang kak iib itu numpang dirumah kami, dan dia juga tidak ada ikatan darahnya dengan kami. tapi kak iib di rumah itu seperti layaknya dia yg  menguasai rumah ini.. ia pun bisa mengambil hati bunda. bunda sangat sayang padanya, dan aku merasakan bunda terlalu berlebihan baiknya dengan kak iib. apapun yang aku mau beli pasti bunda selalu ingat kak iib.. always! aku iri. ya wajar saja aku iri. dan kak iib itu orangnya.. hmm.. bisa dibilang katrok. adik2 ayah ku semuanya benci melihat kak iib, dan saudara2ku juga sangat benci kepada kak iib.
ada kejadian yang sangat bikin aku nangis, dan rasanya mau ngeluarin isi hati ini. tapi aku tetap saja meenahannya.
waktu itu waktu ada ika (saudara aku) yang aku suruh dia untuk tidur dirumah supaya aku ada temennya. saat itu aku benar2 kesal karena aku tidur di kamar paling belakang dan dekat dapur pula.. sedangkan kak iib enaknya tidur dikamarku. aku tidak marah pada ika, aku sayang sama saudara2ku :') tapi aku hanya benci melihat kak iib. masa dia enak2kan aja tidur dikamar aku, sedangkan aku tidur dikamar paling belakkang sendirian. saat aku katakan ke bunda ku kalau aku kurang suka dengan kak iib, pasti bunda aku tetap membela kak iib. bunda merasa kak iib lah yang paling baik. saat itu aku nangis sejadi2nya :'
dan sekarang kan aku udah kelas 3, kalau ada pelajaran tambahan otomatis pulangnya jam 3.10 dan sampai dirumah 3.30. saat itu kak iib kuliah jam 4 sore, dan apa yang terjadi? piring belum ia cuci, rumah belum ia sapu. sedangkan dia tidak ada kerja apa2 dirumah, dan berangkat kuliah jam 4 sore. kalau kak iib kuliah jam 9 okelah, itu bisa aku terima. biarkan aku cuci piring dirumah dan bereskan rumah. lah ini?! ia berangkat jam 4 sore, rumah pun belum diurusinya, otomatis bunda suruh aku bereskan rumah dan cuci piring. aku kuatkan untuk mencuci piring dan bereskan rumah, sedangkan kak iib tidak ada kerja. padahal saat itu aku sangat capek, dan jam 7 malam aku akan les lagi. saat aku disuruh cuci piring sama bunda malam2 dan saat itu sudah jam 9 malam, aku sedang bereskan buku untuk besoknya. bunda berteriak dari luar "TITIN! CUCI PIRING!" lalu aku terdiam, dan aku lihat kak iib, dan kak iib menatapku sinis. lalu aku katakan ke kak iib " kak temanin titin cuci piring" lalu kak iib menjawab "cucilah piring tu sama kamu sendiri, ndak urusan kakak tu do"
lalu ika terbangun dari tidurnya karena mendengar suara bunda yang keras, dan ika mengatakan "ayuklah tin aku temanin cuci piring". aku pikir kak iib itu kurang ajar! dalam bahasa minangnya INDAK BAUTAK! ALAH LAH NUMPANG DIRUMAH URANG, MATI KARANCAAN LO PARANGAI!
saat cuci piring itu aku mennagis, dan ika mengatakan "kenapa nangis tin, biarin ajalah orang kayak gitu"
dan mendengar kata2 ika aku terdiam dan melanjutkan cuci piring. jujur keluarga ku sangat benci sama kak iib, sampai2 saudaraku juga benci padanya.
kak iib itu kalau dibilang bermuka dua, saat malam itu kak iib menelfon ibunya dan menceritakan sesuatu.
udahlah, capek -___- nanti aja lanjutin, bye ;)

Tugas Komputer

Jenis-jenis virus yang dapat menyerang komputer, sebagai berikut :


  1. Rogue : Merupakan program yang menirukan program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan palsu bahwa adanya virus. 
  2. Worm : Menduplikatkan dirinya sendiri pada hardisk. Ini membuat sumber daya komputer  menjadi penuh dengan worm itu.
  3. Trojan : Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
  4. Backdoor : Virus ini hampir sama dengan trojan. Namun backdoor biasanya adalah file yang baik-baik saja. Misalnya pada game. Virus ini menyebabkan kita tidak tau keberadaan virus itu sendiri.
  5. Spyware : Layaknya mata-mata, virus ini dapat memantau komputer yang terinfeksi virus.
  6. Polymorphic Virus : Virus yang gemar berubah, seakan akan tidak dapat terdeteksi.
  7. Rootkit : Virus yang bekerja seperti kerja komputer yang biasa saja.
  8. Metamorphic Virus : Virus yang dapat mengubah pengkodeannya sendiri, sehingga lebih sulit terdeteksi.
  9. Leap-A / Oompa-A : Mac yang mempunyai security through obsecurity yakin tidak akan terserang virus, karena os nya sistem tertutup. Tapi pada tahun 2006, virus Leap-A atau Oompa-A muncul dan menyebar melalui inchat pada Mac. Setelah Mac terserang, Virus itu akan mencari kontak melalui ichat dan mengirim pesan ke tiap kontak.
  10. Virus Companion : Virus jenis ini mencari file *EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus.